top of page

Gigi Berlubang Jangan Dibiarkan! Ini 7 Bahaya yang Bisa Terjadi

  • 1 hari yang lalu
  • 5 menit membaca

Image Source: pinterest.com
Image Source: pinterest.com

Gigi berlubang yang tidak segera ditangani dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan gigi dan mulut. Awalnya, kondisi ini mungkin hanya menimbulkan rasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Namun, seiring waktu lubang pada gigi dapat semakin membesar, memicu infeksi, membentuk abses (nanah), hingga menyebabkan gigi harus dicabut.Ā 

Bisakah gigi berlubang menyebabkan infeksi?Ā Jawabannya, ya. Bakteri yang masuk ke dalam lubang gigi dapat mencapai bagian terdalam gigi dan menyebabkan infeksi yang memerlukan penanganan segera.


Banyak orang menganggap gigi berlubang bukan masalah serius selama rasa sakitnya masih bisa ditahan. Padahal, bahaya gigi berlubangĀ tidak hanya terbatas pada nyeri, tetapi juga dapat mengganggu fungsi mengunyah, menyebabkan bau mulut, bahkan memicu infeksi yang menyebar ke jaringan dan organ sekitar.


Mengapa Gigi Berlubang Tidak Boleh Dibiarkan?

Gigi berlubang bukanlah kondisi yang akan membaik dengan sendirinya. Semakin lama dibiarkan, kerusakan akan semakin dalam sehingga perawatannya menjadi lebih sulit dan membutuhkan biaya yang lebih besar.Ā 


Gigi Berlubang Tidak Bisa Sembuh Sendiri

Lubang pada gigi terbentuk akibat kerusakan lapisan email (enamel), yaitu lapisan terluar gigi yang berfungsi melindungi bagian dalam gigi. Kerusakan ini terjadi karena bakteri di dalam mulut mengubah sisa makanan, terutama gula, menjadi asam yang mengikis email gigi.


Ketika email sudah rusak dan terbentuk lubang, jaringan gigi tidak dapat memperbaiki dirinya sendiri. Tanpa perawatan dari dokter gigi, bakteri akan terus berkembang dan kerusakan akan menjalar ke lapisan dentin hingga mencapai pulpa, yaitu bagian gigi yang berisi saraf dan pembuluh darah.

Semakin dalam kerusakan yang terjadi, semakin besar pula risiko munculnya rasa nyeri, infeksi, hingga kehilangan gigi.


Semakin Lama Ditunda, Penanganannya Semakin Kompleks

Pada tahap awal, gigi berlubang yang masih kecil umumnya cukup ditangani dengan prosedur penambalan.Ā Lubang kecil pada gigi rata-rata belum menimbulkan keluhan.


Namun, apabila kerusakan sudah mencapai saraf gigi, keluhan akan muncul dan dokter mungkin perlu melakukan perawatan yang lebih kompleks, yaitu perawatanĀ saluran akar (root canal treatment) untuk menghilangkan jaringan yang terinfeksi dan mempertahankan gigi.


Jika kerusakan sudah terlalu luas dan gigi tidak dapat dipertahankan lagi, pencabutan menjadi pilihan terakhir. Setelah gigi dicabut, pasien akan membutuhkan gigi tiruan, bridge, atau implan agar fungsi pengunyahan tetap optimal.


Oleh karena itu, pemeriksaan gigi sebelum ada keluhan nyeri jauh lebih baik dibanding menunggu hingga muncul rasa sakit yang hebat. Pemeriksaan gigi dan mulut rutin ke dokter gigi direkomendasikan setiap 6 bulan sekali untuk deteksi dini penyakit gigi dan mulut.


7 Bahaya Gigi Berlubang yang Tidak Segera Ditangani

Berikut beberapa komplikasi yang dapat terjadi apabila gigi berlubang dibiarkan tanpa pengobatan.


1. Nyeri Gigi yang Semakin Parah

Pada awalnya, gigi berlubang biasanya hanya terasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman yang manis, panas, atau dingin.

Namun, ketika lubang semakin dalam, rasa nyeri dapat muncul tanpa pemicu, bahkan berlangsung terus-menerus. Nyeri ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, menurunkan nafsu makan, hingga menyebabkan sulit tidur.


2. Infeksi pada Pulpa Gigi

Jika bakteri berhasil mencapai pulpa, bagian terdalam gigi yang mengandung saraf dan pembuluh darah, akan terjadi peradangan yang disebut pulpitis.

Pulpitis dapat menimbulkan rasa nyeri berdenyut yang sangat hebat. Pada tahap ini, penambalan biasa umumnya sudah tidak cukup sehingga diperlukan perawatan saluran akar untuk mengatasi infeksi.

Tanpa penanganan, infeksi dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.


3. Terbentuknya Abses Gigi

Infeksi yang terus berlanjut dapat menyebabkan terbentuknya abses, yaitu kantong berisi nanah di sekitar akar gigi.

Abses gigi biasanya disertai gejala seperti:

  • Gusi bengkak.

  • Nyeri hebat.

  • Muncul benjolan pada gusi.

  • Bau mulut.

  • Rasa tidak nyaman saat mengunyah.

Pada beberapa kasus, pembengkakan juga dapat terlihat pada pipi atau rahang sehingga membutuhkan penanganan medis segera.


4. Kehilangan Gigi

Kerusakan yang terlalu luas dapat membuat struktur gigi tidak lagi kuat untuk dipertahankan.

Jika kondisi ini terjadi, dokter mungkin menyarankan pencabutan gigi untuk mencegah infeksi menyebar ke jaringan lain.

Kehilangan gigi bukan hanya mempengaruhi penampilan, tetapi juga dapat mengganggu kemampuan mengunyah, berbicara, dan menjaga susunan gigi tetap rapi.


5. Sulit Mengunyah dan Berbicara

Rasa sakit akibat gigi berlubang sering kali membuat seseorang menghindari menggunakan sisi mulut yang sakit saat makan.

Akibatnya, proses mengunyah menjadi tidak optimal. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempengaruhi asupan nutrisi dan membuat otot rahang bekerja tidak seimbang.

Jika kerusakan mengenai gigi depan atau menyebabkan kehilangan gigi, kemampuan berbicara juga dapat terganggu.


6. Bau Mulut Berkepanjangan

Lubang pada gigi menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan dan bakteri yang sulit dibersihkan hanya dengan menyikat gigi.

Bakteri tersebut menghasilkan senyawa sulfur yang menyebabkan bau mulut (halitosis). Jika penyebab utamanya tidak diatasi, bau mulut akan terus muncul meskipun Anda sudah menggunakan obat kumur atau penyegar napas.


7. Infeksi Menyebar ke Jaringan Sekitar

Pada kondisi yang berat, infeksi dari gigi dapat menyebar ke jaringan di sekitar wajah, rahang, leher, bahkan ke bagian tubuh lainnya melalui aliran darah.

Meskipun kasus ini tidak sering terjadi, infeksi yang menyebar dapat menyebabkan komplikasi serius dan memerlukan penanganan darurat di rumah sakit.

Oleh karena itu, jangan menganggap remeh gigi berlubang yang disertai pembengkakan, demam, atau nyeri hebat.


Tanda Gigi Berlubang Sudah Semakin Parah

Semakin cepat gigi berlubang ditangani, semakin besar peluang untuk mempertahankan gigi tetap sehat. Segera waspadai jika Anda mengalami beberapa tanda berikut:

  1. Nyeri berdenyut yang tidak kunjung hilang.

  2. Gigi sangat sensitif terhadap makanan atau minuman panas maupun dingin.

  3. Gusi membengkak di sekitar gigi yang berlubang.

  4. Muncul benjolan atau nanah pada gusi.

  5. Bau mulut yang tidak membaik meskipun sudah menjaga kebersihan mulut.

  6. Warna gigi berubah menjadi lebih gelap.

  7. Demam atau pembengkakan pada pipi maupun wajah.

Jika gejala tersebut muncul, jangan menunda pemeriksaan karena kemungkinan infeksi sudah berkembang lebih dalam.


Cara Mencegah Gigi Berlubang Bertambah Parah

Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi.

1. Menyikat Gigi dengan Benar

Sikat gigi minimal dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, terutama setelah sarapan dan sebelum tidur malam.

Gunakan teknik menyikat yang benar selama sekitar dua menit agar seluruh permukaan gigi dapat dibersihkan secara optimal.


2. Membersihkan Sela Gigi

Sikat gigi tidak dapat menjangkau seluruh sela gigi.

Karena itu, gunakan benang gigi (dental floss) setiap hari untuk membersihkan sisa makanan dan plak yang menempel di antara gigi.


3. Batasi Konsumsi Makanan dan Minuman Manis

Makanan yang tinggi gula menjadi sumber makanan bagi bakteri penyebab gigi berlubang.

Kurangi konsumsi permen, kue, minuman bersoda, dan makanan lengket. Setelah mengonsumsi makanan manis, biasakan berkumur dengan air putih atau menyikat gigi bila memungkinkan.


4. Rutin Periksa ke Dokter Gigi

Pemeriksaan gigi setiap enam bulan sekali membantu mendeteksi lubang gigi sejak masih berukuran kecil.

Selain pemeriksaan, dokter juga dapat melakukan pembersihan karang gigi sehingga risiko kerusakan gigi menjadi lebih rendah.


5. Segera Menambal Gigi Berlubang

Jangan menunggu hingga gigi terasa sangat sakit.

Penambalan pada tahap awal dapat menghentikan perkembangan kerusakan sehingga Anda terhindar dari perawatan yang lebih kompleks, seperti perawatan saluran akar atau pencabutan gigi.


Kapan Harus ke Dokter Gigi?

Segera periksakan diri ke dokter gigi apabila mengalami kondisi berikut:

  1. Gigi terasa nyeri selama lebih dari 1–2 hari.

  2. Lubang pada gigi terlihat semakin besar.

  3. Gusi membengkak atau keluar nanah.

  4. Nyeri mengganggu makan, berbicara, atau tidur.

  5. Terjadi pembengkakan pada pipi atau rahang.

  6. Disertai demam.

  7. Gigi patah akibat kerusakan yang sudah luas.

Semakin cepat penanganan dilakukan, semakin besar kemungkinan gigi dapat dipertahankan tanpa perlu dicabut.


Kesimpulan

Gigi berlubang bukan hanya menyebabkan rasa ngilu, tetapi juga dapat berkembang menjadi infeksi serius apabila tidak segera ditangani. Kerusakan yang awalnya kecil dapat menyebar hingga ke saraf gigi, memicu abses, menyebabkan kehilangan gigi, bahkan pada kasus tertentu menyebar ke jaringan sekitar.

Oleh karena itu, jangan menunggu hingga rasa sakit menjadi tidak tertahankan. Pemeriksaan dan perawatan sejak dini dapat membantu mempertahankan kesehatan gigi, mencegah komplikasi, serta menghindari tindakan yang lebih kompleks di kemudian hari.


Apakah Anda mulai merasakan gigi ngilu, menemukan lubang kecil pada gigi, atau mengalami nyeri yang tidak kunjung hilang? Jangan menunda pemeriksaan. Segera konsultasikan kondisi gigi Anda dengan dokter gigi di RS Darmo Surabaya agar kerusakan dapat ditangani sejak dini dan risiko komplikasi yang lebih serius dapat dicegah. Hubungi WhatsApp Poliklinik di +62 896-3009-8900 untuk janji temu.


Referensi :Ā 


Author: drg. Amanda Rahmawati

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


Unit Darurat
IGD RS Darmo
Heading 6
Lokasi
Lokasi RS Darmo

YAYASAN

RUMAH SAKIT DARMO

Rumah sakit terbaik di surabaya
Telepon RS Darmo

   ALAMAT   

Jl. Raya Darmo 90 Surabaya, Jawa Timur

​

   TELEPON   

031-5676253 - 6

​

   FAX.   

031-5620690

​

   EMAIL   

rsdarmo@rsdarmo.co.id

Rumah sakit terbaik di surabaya

INFO DAN PENDAFTARAN DOKTER SPESIALIS

DARMO MEDICAL CENTER

+62 896-3009-8900

​

INFO DAN PENDAFTARAN DARMO CHILDREN CENTER & ENDOSCOPY CENTER

+62 822-4134-3467

​

INFO DAN PENDAFTARAN FEMALE HEALTH CLINIC

+62 895-4063-33700

​​

© 2025 maintenance by Rumah Sakit Darmo

bottom of page