top of page

Gejala Referred Pain: Ketika Sumber Nyeri Tidak di Tempat yang Terasa Sakit

  • Gambar penulis: Marketing RS Darmo
    Marketing RS Darmo
  • 6 hari yang lalu
  • 4 menit membaca
Gejala Referred Pain
Image Source: pexels.com

Pernahkah Anda merasakan nyeri di satu bagian tubuh, tapi saat diperiksa ternyata sumber masalahnya berasal dari tempat lain? Kondisi ini disebut referred pain atau nyeri alih.


Secara sederhana, referred pain adalah nyeri yang terasa di satu lokasi, padahal sumber nyerinya berasal dari bagian tubuh lain. Ini bisa terjadi karena sistem saraf kita kadang “salah kirim alamat”, sehingga otak menafsirkan sinyal nyeri seolah-olah berasal dari area yang berbeda.


Contoh yang cukup dikenal adalah nyeri di bahu kiri atau rahang yang sebenarnya berasal dari gangguan jantung. Dalam artikel ini, akan membahas apa itu nyeri alih, bagaimana mekanismenya, contoh kondisi yang sering menimbulkan nyeri alih, serta kapan Anda perlu segera memeriksakan diri ke dokter.


Apa Itu Referred Pain (Nyeri Alih)?

Secara medis, referred pain adalah kondisi ketika rasa nyeri dirasakan di lokasi yang berbeda dari sumber masalah sebenarnya. Jadi, bagian tubuh yang terasa sakit belum tentu yang sedang bermasalah.

Hal ini bisa terjadi karena:

  • Saraf dari beberapa bagian tubuh bergabung di jalur yang sama menuju sumsum tulang belakang.

  • Saat sinyal nyeri dikirim, otak kadang “bingung” membedakan dari mana tepatnya sinyal itu berasal.

  • Akhirnya, otak menafsirkan nyeri seolah datang dari area tubuh yang lebih sering terasa sakit atau lebih “umum” dirasakan.

Karena mekanisme inilah, nyeri alih bisa menyesatkan dan membuat seseorang mengira masalahnya ada di otot atau sendi, padahal sumbernya justru dari organ dalam.


Mengapa Nyeri Bisa Terasa di Tempat Lain?

1. Mekanisme Saraf yang Saling Terhubung

Tubuh kita memiliki jaringan saraf yang sangat kompleks. Saraf dari kulit, otot, dan organ dalam bisa berbagi jalur yang sama di sumsum tulang belakang sebelum sinyalnya dikirim ke otak.


Saat ada gangguan di organ dalam, sinyal nyeri naik melalui jalur tersebut. Karena jalurnya sama, otak bisa menafsirkan sinyal itu sebagai nyeri yang berasal dari area lain yang diatur oleh jalur saraf yang sama, misalnya kulit atau otot di sekitar lokasi tersebut.


Akibatnya, Anda bisa merasakan nyeri di kulit atau otot, padahal sumbernya ada di organ dalam.


2. Cara Tubuh “Melindungi” Diri

Dalam beberapa kasus, otak cenderung “memindahkan” sensasi nyeri ke area tubuh yang lebih mudah disadari, sehingga Anda lebih cepat waspada.


Misalnya, serangan jantung yang menimbulkan nyeri di dada, bahu, dan lengan kiri. Rasa tidak nyaman di area tersebut membuat seseorang lebih cepat menyadari ada sesuatu yang serius terjadi, sehingga diharapkan segera mencari pertolongan.


Contoh Kondisi dengan Gejala Nyeri Alih

Beberapa contoh kondisi kesehatan yang sering menimbulkan nyeri alih antara lain:

  1. Serangan jantung

    • Nyeri tidak hanya dirasakan di dada, tetapi juga bisa menjalar ke bahu kiri, lengan kiri, rahang, leher, atau punggung.

    • Kadang disertai sesak napas, keringat dingin, mual, atau rasa cemas yang kuat.


  2. Gangguan kantong empedu

    • Masalah pada kantong empedu dapat menimbulkan nyeri di perut kanan atas.

    • Nyeri bisa menjalar ke punggung atas atau bahu kanan.


  3. Masalah ginjal

    • Batu ginjal atau infeksi ginjal bisa menimbulkan nyeri di punggung bagian samping.

    • Nyeri dapat menjalar ke pinggang, perut bagian bawah, atau hingga ke selangkangan.


  4. Iritasi diafragma

    • Diafragma adalah otot yang memisahkan rongga dada dan perut.

    • Iritasi pada diafragma, misalnya karena perdarahan atau infeksi, dapat menimbulkan nyeri yang dirasakan di bahu.


  5. Masalah saraf tulang belakang (radikulopati)

    • Saraf yang terjepit di tulang belakang leher bisa menyebabkan nyeri menjalar ke lengan.

    • Jika terjadi di bagian pinggang, nyeri dapat menjalar ke bokong hingga tungkai (sciatica).


Bagaimana Membedakan Nyeri Alih dan Nyeri Lokal?

Secara singkat, perbedaan keduanya dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Nyeri alih (referred pain)

    • Rasa sakit dirasakan di satu lokasi, tetapi sumber masalahnya berada di tempat lain.

    • Nyeri bisa terasa tumpul, menjalar, atau sulit ditunjuk tepat lokasinya.

    • Contoh: serangan jantung yang menimbulkan nyeri di bahu kiri atau rahang, bukan hanya di dada.


  2. Nyeri lokal

    • Sumber nyeri sesuai dengan lokasi yang terasa sakit.

    • Biasanya lebih mudah ditunjuk dan jelas penyebabnya, misalnya terkilir, memar, atau peradangan sendi.

    • Contoh: terjatuh lalu lutut memar dan nyerinya hanya di lutut.


Untuk memastikan apakah nyeri yang Anda rasakan merupakan nyeri alih atau nyeri lokal, dokter dapat melakukan:

  • Wawancara medis (anamnesis) yang detail mengenai pola nyeri.

  • Pemeriksaan fisik menyeluruh.

  • Pemeriksaan penunjang seperti EKG, rontgen, USG, CT-scan, atau MRI sesuai dugaan penyebab.


Kapan Anda Perlu ke Dokter?

Jangan menunggu nyeri menjadi sangat berat baru mencari bantuan. Segera periksakan diri ke dokter jika:

  1. Nyeri terasa tidak wajar, sulit dijelaskan, atau berpindah-pindah.

  2. Nyeri di bahu kiri, dada, atau rahang disertai:

    • sesak napas,

    • keringat dingin,

    • mual atau muntah,

    • rasa cemas atau takut yang berlebihan. (Ini bisa menjadi tanda serangan jantung dan perlu segera ke unit gawat darurat.)

  3. Nyeri tidak membaik dengan istirahat atau obat pereda nyeri biasa.

  4. Nyeri disertai gejala lain seperti demam, lemas berat, penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya, atau gangguan fungsi organ (misalnya sulit buang air kecil).

Pemeriksaan menyeluruh penting untuk menentukan apakah nyeri yang Anda rasakan berasal dari otot dan sendi, atau justru dari organ dalam yang membutuhkan penanganan segera.


Kesimpulan

Nyeri yang Anda rasakan belum tentu selalu berasal dari tempat yang terasa sakit. Referred pain (nyeri alih) adalah kondisi ketika sumber nyeri berada di bagian tubuh lain, tetapi dirasakan di lokasi berbeda karena jalur saraf yang saling terhubung.

Memahami konsep nyeri alih, mengenali contoh kondisinya, dan tahu kapan harus ke dokter sangat penting agar Anda tidak salah menilai kondisi tubuh sendiri. Jika ragu, apalagi bila nyeri disertai gejala berat seperti sesak napas atau keringat dingin, segera cari pertolongan medis.


Jika Anda sedang merasakan nyeri yang tidak biasa atau sulit dijelaskan, jangan dibiarkan berlarut-larut. Konsultasikan keluhan Anda di RS Darmo.

Tim dokter spesialis kami siap membantu menelusuri penyebab nyeri dengan pemeriksaan yang tepat dan penanganan yang menyeluruh. Hubungi WhatsApp Poliklinik di +62 896-3009-8900 untuk membuat janji.


Referensi : 


Author: dr. Tirandan Menoer Elliza Primalia, Sp.K.F.R., M.Ked.Klin.

 
 
 

Komentar


Unit Darurat
IGD RS Darmo
Heading 6
Lokasi
Lokasi RS Darmo
bottom of page