top of page

Sering Nyeri Siku? Bisa Jadi Tennis Elbow, Ini Cara Mengatasinya

  • 13 jam yang lalu
  • 3 menit membaca
Tennis Albow
Image Source: pinterest.com

Tennis elbow adalah kondisi nyeri pada bagian luar siku akibat penggunaan otot lengan secara berulang. Kondisi ini sering terjadi pada orang yang aktif bermain olahraga raket seperti badminton atau padel, tetapi juga bisa dialami siapa saja.

Tennis elbow apakah boleh dipijat? Pada fase nyeri aktif, pemijatan tidak disarankan sembarangan karena bisa memperparah peradangan jika tidak dilakukan dengan teknik yang tepat. Penanganan harus disesuaikan dengan kondisi jaringan yang sedang mengalami iritasi.


Apa Itu Tennis Elbow?

Tennis elbow adalah cedera pada tendonĀ dari otot Extensor Carpi Radialis Brevis (ECRB)Ā yang melekat padaĀ bagian luar siku (lateral epicondyle). Tendon atau otot ini berfungsi saat Anda menggenggam, mengangkat, atau memutar pergelangan tangan. Gerakan berlebihan pada tendon ini dapat menyebabkan cedera/peradangan.Ā 


Tidak Hanya pada Atlet

Meskipun namanya ā€œtennis elbowā€, kondisi ini tidak hanya terjadi pada atlet. Aktivitas sehari-hari seperti mengetik, menggunakan mouse, membawa barang, atau pekerjaan yang melibatkan gerakan tangan berulang juga bisa memicu kondisi ini.


Apa Penyebab Tennis Elbow?

Tennis elbow biasanya tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan berkembang perlahanĀ akibat pola gerakan otot yang terus menerus digunakan.

  1. Gerakan Berulang dan Berlebihan (Overuse) Aktivitas seperti memukul bola, menggenggam raket, atau memutar pergelangan tangan terus-menerus memberi tekanan kecil pada tendon. Jika terjadi terus-menerus, tekanan ini menumpuk dan memicu peradangan. Bermain terlalu lama atau terlalu sering tanpa istirahat juga bisa membuat jaringan tidak sempat pulih dengan optimal.

  2. Teknik yang Kurang Tepat Cara memegang raket atau posisi tangan yang salah membuat beban tidak tersebar dengan baik sehingga area siku menerima tekanan lebih besar dibanding bagian lain.

  3. Otot Belum Siap Kurang pemanasan atau otot yang belum cukup kuat membuat tendon lebih rentan mengalami cedera saat digunakan.


Faktor-faktor ini bisa terjadi pada siapa saja. Namun, efeknya akan lebih terasa seiring bertambahnya usia.

Kenapa Risiko Meningkat di Usia 30+?

Memasuki usia 30+, tubuh mulai mengalami perubahan alami yang membuat risiko cedera meningkat, terutama jika aktivitasnya tidak disesuaikan.


Elastisitas Otot Berkurang

Tendon dan otot menjadi kurang fleksibel dibandingkan saat usia lebih muda.Akibatnya, lebih mudah terjadi tarikan atau cedera kecil saat digunakan berulang.


Pemulihan Lebih Lambat

Jika dulu tubuh cepat pulih setelah aktivitas, kini prosesnya membutuhkan waktu lebih lama.Cedera kecil yang tidak sembuh bisa menumpuk dan menjadi nyeri berkepanjangan.


Akumulasi Beban Aktivitas

Penggunaan tangan selama bertahun-tahun membuat tendon lebih sensitif terhadap beban tambahan.


Aktivitas Mendadak Tanpa Adaptasi

Banyak orang kembali aktif olahraga di usia 30+, tetapi langsung dengan intensitas tinggi tanpa persiapan.Hal ini sering menjadi pemicu utama munculnya tennis elbow.


Gejala Tennis Elbow yang Perlu Diwaspadai

  • Nyeri di bagian luar siku

  • Nyeri saat menggenggam atau mengangkat benda

  • Lengan terasa lemah

  • Nyeri saat memutar pergelangan tangan

Gejala biasanya muncul perlahan dan bisa semakin terasa saat aktivitas dilakukan berulang.


Cara Mencegah Tennis Elbow

  1. Lakukan PemanasanFokus pada lengan, bahu, dan pergelangan tangan sebelum aktivitas.

  2. Gunakan Teknik yang BenarTeknik yang tepat membantu mengurangi beban pada siku.

  3. Gunakan Peralatan yang SesuaiPilih raket dengan berat dan grip yang nyaman.

  4. Perkuat Otot LenganLatihan ringan membantu meningkatkan stabilitas dan daya tahan otot.

  5. Istirahat yang CukupBeri waktu tubuh untuk pulih, terutama setelah aktivitas berat.


Cara Mengatasi Tennis Elbow

Cara Mengatasi Tennis Elbow
Image Source: pinterest.com
  1. Istirahatkan Area yang Sakit Hindari aktivitas yang memicu nyeri.

  2. Kompres Dingin Membantu mengurangi peradangan dan rasa nyeri.

  3. Gunakan Penyangga (Brace) Mengurangi beban pada tendon saat beraktivitas.

  4. Rehabilitasi Medis Sangat Penting Latihan terapi membantu memperbaiki jaringan dan mencegah cedera berulang.


Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan jika Anda mengalami:

  • Nyeri tidak membaik dalam beberapa hari

  • Nyeri semakin parah saat digunakan

  • Mengganggu aktivitas sehari-hari


Kesimpulan

Tennis elbow adalah cedera akibat penggunaan otot lengan secara berulang yang dapat terjadi pada siapa saja, terutama pada aktivitas yang melibatkan tangan secara intens. Risiko akan meningkat seiring bertambahnya usia jika tidak diimbangi dengan teknik yang tepat dan persiapan yang baik.


Jika Sahabat Darmo mengalami nyeri siku atau gejala tennis elbow, penanganan yang tepat termasuk rehabilitasi medis sangat penting untuk membantu pemulihan dan mencegah cedera berulang. Hubungi WhatsApp Poliklinik di +62 896-3009-8900 untuk janji temu.Ā 


Referensi :Ā 


Author: dr. Tirandan Menoer Elliza Primalia, Sp.K.F.R., M.Ked.Klin.

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


Unit Darurat
IGD RS Darmo
Heading 6
Lokasi
Lokasi RS Darmo

YAYASAN

RUMAH SAKIT DARMO

Rumah sakit terbaik di surabaya
Telepon RS Darmo

   ALAMAT   

Jl. Raya Darmo 90 Surabaya, Jawa Timur

​

   TELEPON   

031-5676253 - 6

​

   FAX.   

031-5620690

​

   EMAIL   

rsdarmo@rsdarmo.co.id

Rumah sakit terbaik di surabaya

INFO DAN PENDAFTARAN DOKTER SPESIALIS

DARMO MEDICAL CENTER

+62 896-3009-8900

​

INFO DAN PENDAFTARAN DARMO CHILDREN CENTER & ENDOSCOPY CENTER

+62 822-4134-3467

​

INFO DAN PENDAFTARAN FEMALE HEALTH CLINIC

+62 895-4063-33700

​​

© 2025 maintenance by Rumah Sakit Darmo

bottom of page