top of page

Sering Pusing Saat Puasa? Kenali Penyebab dan Cara Mencegahnya

  • 7 hari yang lalu
  • 3 menit membaca
Image Source: pexels.com
Image Source: pexels.com

Puasa dapat mempengaruhi kondisi tubuh, terutama ketika terjadi perubahan pola makan, waktu istirahat, dan asupan cairan. Salah satu keluhan yang cukup sering muncul adalah pusing, terutama di siang hingga sore hari. Pada sebagian orang, pusing terasa ringan dan dapat membaik setelah beristirahat. Namun, pada kondisi tertentu, pusing dapat mengganggu dan menurunkan aktivitas sehari-hari.


Artikel ini akan membahas kenapa saat puasa sering terasa pusing, berbagai penyebab yang mendasarinya, cara mencegah dan mengatasi pusing saat puasa, serta tanda-tanda yang perlu diwaspadai dan kapan Anda perlu memeriksakan diri ke dokter.


Kenapa Saat Puasa Sering Terasa Pusing?

Pusing saat puasa umumnya berkaitan dengan perubahan fisiologis tubuh ketika tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam jangka waktu tertentu. Selama puasa, tubuh beradaptasi dengan menggunakan cadangan energi, mengatur ulang keseimbangan cairan, dan menyesuaikan tekanan darah.

Beberapa kondisi yang dapat membuat pusing lebih mudah muncul saat puasa antara lain:

  • Asupan cairan yang kurang selama sahur dan berbuka.

  • Kadar gula darah yang menurun karena cadangan energi berkurang.

  • Tekanan darah yang ikut turun, terutama saat berdiri tiba-tiba.

  • Pola tidur yang berubah selama Ramadan.

  • Asupan gizi yang tidak seimbang, terutama terlalu tinggi gula sederhana.


Penyebab Puasa Sering Pusing

1. Dehidrasi

Selama puasa, tubuh tidak mendapatkan cairan selama berjam-jam. Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi dengan baik saat sahur dan berbuka, tubuh dapat mengalami dehidrasi ringan hingga sedang.Kondisi ini dapat menyebabkan:

  • Penurunan volume darah

  • Aliran darah ke otak berkurang

  • Kepala terasa ringan atau berkunang-kunang


2. Gula Darah Menurun

Puasa membuat tubuh menggunakan cadangan energi lebih lama. Jika asupan karbohidrat saat sahur kurang atau sahur terlewat, kadar gula darah dapat turun.Akibatnya, tubuh bisa terasa:

  • Pusing

  • Lemas

  • Sulit berkonsentrasi


3. Tekanan Darah Rendah

Pada sebagian orang, puasa dapat memicu penurunan tekanan darah. Pusing sering muncul saat bangun dari posisi duduk atau berbaring secara tiba-tiba.Keluhan ini biasanya bersifat sementara, tetapi tetap perlu diperhatikan.


4. Kurang Tidur

Perubahan jam tidur, seperti tidur lebih larut dan bangun lebih pagi untuk sahur, dapat menyebabkan kurang tidur. Kurang istirahat mempengaruhi kerja otak dan sistem saraf, sehingga pusing lebih mudah muncul.


5. Asupan Gizi Tidak Seimbang

Terlalu banyak konsumsi makanan manis saat berbuka dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, lalu turun kembali. Selain itu, kekurangan protein, karbohidrat kompleks, dan mineral juga dapat memperberat keluhan pusing.


Jenis dan Tingkat Keparahan Pusing Saat Puasa

1. Pusing Ringan (Masih Normal)

Pusing terasa ringan dan hanya sesaat.Ā Ciri-cirinya:

  • Hilang setelah istirahat

  • Tidak disertai mual hebat

  • Tidak ada gangguan penglihatan


2. Pusing Sedang

Pusing muncul lebih sering dan mulai mengganggu aktivitas.Ā Biasanya disertai:

  • Lemas

  • Sulit fokus

  • Tubuh terasa cepat lelah


3. Pusing Berat (Tanda Bahaya)

Pusing terasa sangat hebat hingga hampir pingsan.Ā Dapat disertai:

  • Mual dan muntah

  • Penglihatan kabur

  • Nyeri dada


Cara Mencegah dan Mengatasi Pusing Saat Puasa

1. Cukupi Asupan Cairan

Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi dari waktu berbuka hingga sahur. Minum air putih secara bertahap agar penyerapan lebih optimal.


2. Jangan Melewatkan Sahur

Sahur membantu menjaga kestabilan gula darah selama puasa. Pilih makanan bergizi seimbang agar energi bertahan lebih lama.


3. Atur Pola Makan

Konsumsi karbohidrat kompleks, protein, serta sayur dan buah. Batasi makanan terlalu manis dan tinggi gula sederhana.


4. Bangun Secara Perlahan

Hindari berdiri secara tiba-tiba dari posisi duduk atau tidur untuk mencegah penurunan tekanan darah mendadak.


5. Istirahat yang Cukup

Usahakan tidur berkualitas minimal 6–7 jam per hari dan kurangi begadang yang tidak perlu.


Kapan Pusing Saat Puasa Perlu Diwaspadai?

Tanda yang Tidak Normal

Segera waspada jika pusing:

  • Tidak membaik meski sudah istirahat

  • Disertai pingsan

  • Disertai muntah hebat atau nyeri dada


Kondisi Medis Tertentu

Pusing saat puasa perlu perhatian khusus jika Anda memiliki:

  • Riwayat diabetes

  • Tekanan darah rendah atau tinggi

  • Anemia

  • Gangguan jantung

Kapan Harus ke Dokter atau IGD?

Segera periksakan diri jika Anda mengalami:

  • Pusing berat hingga hampir pingsan

  • Penurunan kesadaran

  • Sesak napas atau nyeri dada

  • Pusing berulang setiap hari meski sudah sahur dan cukup minum


Pusing saat puasa merupakan keluhan yang cukup umum dan sering kali tidak berbahaya. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan, terutama bila terjadi berulang atau terasa semakin berat. Dengan mencukupi cairan, menjaga pola makan seimbang, tidak melewatkan sahur, dan cukup istirahat, pusing saat puasa dapat dicegah dan dikurangi.


Jika Anda sering sakit kepala saat puasa sebaiknya konsultasikan kondisi Anda dengan dokter di RS Darmo Surabaya. Penyesuaian obat dan pola makan yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan selama puasa.

Untuk informasi lebih lanjut atau membuat janji konsultasi, Anda dapat menghubungi WhatsApp Poliklinik di +62 896-3009-8900



Reference :Ā 


Author: dr. Fauziah Adhima

Ā 
Ā 
Ā 

Komentar


Unit Darurat
IGD RS Darmo
Heading 6
Lokasi
Lokasi RS Darmo

YAYASAN

RUMAH SAKIT DARMO

Rumah sakit terbaik di surabaya
Telepon RS Darmo

   ALAMAT   

Jl. Raya Darmo 90 Surabaya, Jawa Timur

​

   TELEPON   

031-5676253 - 6

​

   FAX.   

031-5620690

​

   EMAIL   

rsdarmo@rsdarmo.co.id

Rumah sakit terbaik di surabaya

INFO DAN PENDAFTARAN DOKTER SPESIALIS

DARMO MEDICAL CENTER

+62 896-3009-8900

​

INFO DAN PENDAFTARAN DARMO CHILDREN CENTER & ENDOSCOPY CENTER

+62 822-4134-3467

​

INFO DAN PENDAFTARAN FEMALE HEALTH CLINIC

+62 895-4063-33700

​​

© 2025 maintenance by Rumah Sakit Darmo

bottom of page